CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Oct 16, 2012

Rumah Iqro Rumah kita



Bismillah
Derasnya hujan malam ini membuat saya bersyukur, bersyukur dan bermuhasabah. Betapa saya beruntung bisa terlibat dan aktif di TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an). Awalnya berupa TPA dan sekarang  alhamdulillah sudah berbentuk Yayasan. Alhamdulillah. Tepatnya saya baru masuk semester 2 kuliah di Perguruan Tinggi Negeri, pada saat itu di ajak ka eka untuk bantu mengajar TPA. Saya bener2 awalnya gak paham. Karena saya pertama kali mengajar. Maklum aja ya masi MABA ^^.
Di Tahun 2008, awalnya saya asing banget denger ‘ane-ente dan syuro atau ikhwan-akhwat’. Maaf ya meski sudah masuk lingkaran 3 tahun tapi gak tau ujungnya kemana karena pada waktu sma saya gak aktif di rohis dikarenakan hal-hal yang membuat saya gak aktif. Soalnya  pada waktu masuk lingkaran sama teman-teman hanya buat pengetahuan tentang Islam aja dan seneng ketemu temen2 apalagi malam minggu  sedang DUGEm “Duduk Asik Melingkar’’.  Tapi sedih dari 14 orang sekarang tinggal 1 orang huhu. Namanya juga seleksi alam. Pasti ada yang terlepar atau berhenti ditengah jalan tapi alhamdulillah masi ada yang bertahan. (Ehhh.. jadi curcol)^^

Oiya nama TPAnya Rumah Iqro bagus, unik, beda dari TPA2 biasa yang namanya biasanya nama Masjid ^^. Pada waktu saya masuk, saya langsung dapat amanah jadi SEKUM (Sekretaris Umum). Waduh ngeri2. Baru kenal udah dapat amanah berat banget. Tapi bersyukur alhamdulillah ada kk2 yang bersedia membantu. ^^ jazakillah kak.
Seiringnya perjalannya panjang pasti  ada batu krikil, rumah iqro-pun begitu, ada yang terjatuh dan tidak balik lagi, ada yang jatuh mencoba berlari mengejar, ada yang bertahan meski batu itu menusuk kakinya hingga terluka parah hingga sampai ke finish ( sayangnya finishnya itu di Surga-Nya). Tapi itu semua ujian yang Alloh berikan. Alloh menguji sejauh mana Rumah Iqro yang berusaha menyebarkan kebaikan, menjadikan anak muda disekitar rumah Iqro menjadi generasi Qur’ani dan semua itu hanya mengharapkan keridhoan Alloh.
Bermula ada K andri sebagai ketua Rumah Iqro, saya sebagai Sekretaris, dan Rahma dan Mei sebagai Bendahara. Tapi,  3 orang itu sudah pergi ke medan dakwah yang lain semoga alloh tetap mempertemukan kita di surga-Nya. Aamiin. Atas persetujuan ka Jayadin (sebagai Penanggung Jawab) dan Beliau orang yang bersedia rumahnya di jadikan TPA. Karena dulu sebenarnya Tpa itu adanya di Masjid dekat rumahnya, tapi karena hal2 yang tidak memungkinkan  jadi, rumah iqro  pindah ke Rumah k jayu. Jazakalloh kak. Lanjutttt....
Pada saat itu, santri membludak akhirnya ka jayu menyarankan diadakannya TPA pagi, yang mengajar bunda2 Subhanalloh (meski sudah bersuami dan punya anak mereka ttp rela pagi2 mengajar di rumah iqro padahal klo dibanding tenaga dengan bayarannya tidak sebanding). Semoga Alloh membalas semua kebaikan bunda2. ^^ ada bunda Narsih, Bunda Rahma, Resma, ^^
Alhamdulillah karena materi TPA pagi seperti materi PAUD akhirnya, terbentuklah Paud Rumah Iqro. Dengan alat seadanya, berjuang nyari dana ke para donatur. Alhamdulillah sudah berjalan 2 tahun.^^ yang lebih salut lagi sama bunda-bunda setiap sore juga mereka mengajar TPA sore rumah iqro , subhanalloh tenaga kuat bunda. Sekarang udah ada Bunda Ita, bunda narsih, bunda mei, bunda Yeni, Bunda Nur, dan bunda wati sekarang di TPA sore juga ada bunda sisi Super banget deh buat para bunda2. ^^
Di 2011, Alhamdulillah rumah iqro sudah dilegalkan menjadi Yayasan Rumah Iqro Insani yang Alhamdulillah Notarisnya baik banget (Mengerti kondisi keuangan Rumah Iqro)^^
Awal mula jadi Yayasan ketuanya ka Wandi, tapi sekarang ka wandinya sedang Dakwah di Negeri orang. Semangat kaka. Meski jauh tapi tetep ka wandi bantu mencari para donatur di rumah iqro. Jazakalloh kak, sukses disana ya kaka ^^. Sekarang rumah iqro diketuai sama ka Jayadin ^^ saya jadi Bendahara dan ka Eka jadi Sekretaris. Tapi sedih ka eka setelah menikah tahun ni, udah jarangggggg banget aktif dirumah iqro,huhuhuhu walo ada penggantinya ka dwi tapi, rumah iqro tetep merasa kehilangan aktifitas kk dirumah iqro (so sweetttt) .
Sekarang juga ada kk2 yang hadir di Rumah Iqro Mandiri, mulai Advertising (percetakan, foto wedding, buat gelas mug, Pin semua bisa di Rumah Iqro) itu berkat hadirnya ka fauzi ^^ ka fauzi ( ada ka irul, ka riki, ka dira, ka siwi ) tapi gak lepas dari kakak2 yang lain membatu klo lagi ada proyek yang besar ^^. Ada juga ni jual accesoris komputer am ka dk dan ka ami ^^
Sekarang juga sudah semakin berkembang, alhamdulillah sekarang ada ka furqon dan ka donny orang yang tinggal jauh mau jatuh-bangun dirumah iqro. Jazakalloh kak. Mereka ni masya Alloh bikin iri, iri karena semangat belajar Qur’annya tinggi. Kadang malu banget mereka umurnya di bawah saya tapi, hafalannya udah banyak bangetttt.  (Sya kapan ya hafalannya sebanyak mereka, T.T) tapi, saya tetap mau terus belajar Qur’an.  Ka furqon dan ka donny  yang mengajarkan tahsin para pengajar dan adik2. Subhanalloh deh semoga cepet jadi hafizd ya kak, dan doakan kita segera menyusul ^^. aamiin
Gak kalah kagum dengan sosok yang masya Alloh : Atika, Anita, siwi, dira,   meski masih Putih-Abu2 mereka semangat banget ngajar di Rumah Iqro. Jazakalloh ya cantik semoga Alloh membalas kebaikan kalian dan sukses di sekolah dan sukses dimanapun berada.
Terima kasih juga buat ka Yudi, ka Yamin, ka Galih, Ka Agung, Ka lutfi, ka Okta, Ka Akmam, Ka Irfan, Ka Ebi, Ka Mayang, Ka Indri, Bunda neneng, teh Sari, ka Mega, ka Melly, Ka Devi, ka Sifa, ka Evi. Semoga Alloh membalas kalian semua dan sukses dimanapun kalian berada. J
Gak terlupakan kata-kata kak Furqon dari hadist  Rasulullah saw : sebaik-baik manusia ialah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an. Semoga Alloh mengistiqomahkan kita semua dan terus berada di jalan yang lurus. J
Terima kasih rumah iqro sudah mengajarkan saya banyak hal dan sudah menjadi rumah ke dua buat saya, semoga makin kompak, makin sukses. J
Selanjutnya rrumah iqro mau buat tempat penitipan anak, koperasi, sekolah, universitas, rumah sakit, travel, dll aamiin semoga makin bermanfaat buat masyarakat.^^

1 comment:

  1. subhanallah.. jadi pengen buat rumah iqro juga

    ReplyDelete